Sabtu, 20 Juni 2015

"Iya"

Kemarin, entah mengapa harus berakhir dengan rasa kecewa. Ternyata hanya untuk berkata "iya" kepada keinginan kecil tidaklah lah semudah yang aku kira. Kata "iya" yang mungkin bisa membuat seseorang merasa sangat senang dan bahagia, kata "iya" yang mungkin bisa membuat orang menjalani harinya dengan semangat, kata "iya" yang mungkin bisa menenangkan hati dan perasaan orang lain.
Aku kecewa bukan karena orang lain, tapi karena diri sendiri yang sebenarnya membuatku kecewa sendiri. Kadang terlalu berharap lebih terhadap sesuatu yang sangat diinginkan, sehingga membuat ekspektasi tentang hal itu menjadi besar, dan apa ? ketika tidak terpenuhi kita akan merasa kecewa. Seperti kata Shakespeare, "Expectation is the root of all heartache".  Kecewa itu bukan marah atau ngambek, kecewa itu ya kecewa, udah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar