Sabtu, 11 Juli 2015

Untuk Seseorang

Hari ini mendung, awan menyelimuti langit tempatku berada. Rasa sakit yang tak tertahankan namun tak mengeluarkan air mata, hanya mengalir di dalam tidak nampak diluar.

Bagaimana mungkin seseorang memiliki keinginan untuk mengurai kembali benang yang tak terkirakan jumlahnya dalam selembar saputangan yang telah ditenunnya sendiri. Bagaimana mungkin seseorang bisa mendadak terbebaskan dari jaring benang yang susun-bersusun, silang-menyilang, timpa-menimpa dengan rapi di selembar saputangan yang sudah bertahun-tahun lamanya ditenun dengan sabar oleh jari-jarinya sendiri oleh kesunyiannya sendiri oleh ketabahannya sendiri oleh tarikan dan hembusan napasnya sendiri oleh rintik waktu dalam benaknya sendiri oleh kerinduannya sendiri oleh penghayatannya sendiri tentang hubungan-hubungan pelik antara perempuan dan laki-laki yang tinggal dalam sebuah ruangan kedap suara yang bernama kasih sayang.
Bagaimana mungkin.


Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar