Hari ini mendung, awan menyelimuti langit tempatku berada. Rasa
sakit yang tak tertahankan namun tak mengeluarkan air mata, hanya mengalir di
dalam tidak nampak diluar.
Bagaimana mungkin seseorang memiliki keinginan untuk mengurai
kembali benang yang tak terkirakan jumlahnya dalam selembar saputangan yang
telah ditenunnya sendiri. Bagaimana mungkin seseorang bisa mendadak terbebaskan
dari jaring benang yang susun-bersusun, silang-menyilang, timpa-menimpa dengan
rapi di selembar saputangan yang sudah bertahun-tahun lamanya ditenun dengan
sabar oleh jari-jarinya sendiri oleh kesunyiannya sendiri oleh ketabahannya
sendiri oleh tarikan dan hembusan napasnya sendiri oleh rintik waktu dalam
benaknya sendiri oleh kerinduannya sendiri oleh penghayatannya sendiri tentang
hubungan-hubungan pelik antara perempuan dan laki-laki yang tinggal dalam
sebuah ruangan kedap suara yang bernama kasih sayang.
Bagaimana mungkin.
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar